Lampung Timur – Penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) yang diluncurkan pemerintah Republik Indonesia di Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur dinilai kurang tepat sasaran.

Pasalnya banyak orang yang masuk kategori layak untuk mendapatkan bantuan tersebut, namun justru tidak mendapatkannya.

Seperti halnya yang dialami oleh Farida atau Mbah Dah (60 tahun) Warga Dusun V Pasar Baru Desa Labuhan Maringgai yang
berpropesi sebagai pedagang bakso di Pasar Inpres setempat .

Hasil penelusuran awak media, janda mendiang almarhum Harjo Suwito ini belum pernah tersentuh dan mendapatkan bantuan sosial apapun dari pemerintah.

“Alhamdulilah Om, saya dan anak saya belum pernah mendapatkan bantuan sosial apapun dari pemerintah sementara para tetangga saya pada mendapatkannya,” kata Mbah Dah, Jum,at,(11/9/20 )

Masih Menurut mbah Dah Bahkan Dalam Satu Rumah Ada pasangan ,Suami istri Yang semua nya Diduga Mendapatkan Bansos ,Namun Diri nya Justru Tidak Mendapat kan

“Diseputaran Tempat Saya Berdomisili Ada Warga Pasangan Suami Istri Yang diduga Mendapatkan Bansos dari Pemerintah Namun dirinya justru tidak Mendapatkan “pungkas Mbah dah yang diamini beberapa warga lainnya

Bila melihat kondisi rumah Mbah Dah memang sepertinya yang bersangkutan tidak layak untuk mendapatkan Bansos apapun. Namun bila melihat dari pendapatannya dari berjualan bakso sangat ironis dan menyedihkan

“Hasil jual bakso setiap hari cari uang 100 ribu aja susah om,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Lampung Timur Darmuji Ketika Dihubungi Oleh Awak Media Ini Melalui Smart Phone Miliknya Untuk dikonfirmasi Mengenai Hal Tersebut belum dapat dikonfirmasi ,Jum,at (11/9/20) (red/ton)

 

17

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *