LampungTimur-Pemberiaan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementrian Sosial (Kemsos) RI di Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, diduga penyalurannya dinilai kurang tepat sasaran.

Seperti halnya yang terjadi di salah satu dusun yang ada di Desa Labuhan Kecamatan Labuhan Maringai.

Selain itu, juga pantauan Awak Media di lapangan di desa tersebut terkesan ada keluarga atau warga yang diduga mendapatkan bantuan ganda PKH dan BPNT.

“Di desa ini banyak warga atau satu keluarga yang diduga mendapatkan Bansos Ganda PKH dan BPNT semuanya dapat,” jelas Warga Setempat yang enggan eituliskan jati dirinya saat berlbincang-bincang dengan Awak Media di Labuhan Maringgai, Minggu (11/10/2020)

Menurut Nara Sumber Halc tersebut, dapat diketahui pada saat PKH cair para warga sibuk mengambil PKH di BRI Link, saat melakukan penggesekan ATM BPNT di kediaman Pamong Desa para warga yang samapun terlihat ikut antri melakukan penggesekan ATM BPNT.

Masih menurut Nara Sumber tersebut, Hal Utu menimbulkan sebuah tanda tanya besar. Apakah diperbolehkan satu keluarga atau KK menerima Bansos ganda, jika memang diperbolehkan mengapa ada Warga yang hanya menerima BPNT saja dan PKH tidak mendapatkannya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Darmuji ketika dikomfirmasi awak media ini tentang hal tersebut hingga berita ini dirilis ke redaksi, Senin(12/10/20) Pukul 08.00 Wib belum memberikan tanggapannya

Di Lain Sisi Berdasar kan Infor Masi Dari salah Seorang ASN Di Dinas Sosial Setempat yang Berhasil Dihubungi Awak Media Melalui Telpon Seluler Milik nya dan enggan dituliskan Jati dirinya mengatakan bahwa untuk persolannya PKH punya Herwan Toni Warga Desa Labuhan Maringgai yang baru mendapatkan BPNT ldan belum mendapatkan PKH sudah disampaikan ke yang membidangi PKH.

Nah menyimak dari apa yang disampaikan nara sumber, timbul lagi sebuah pertanyaan bila persoalan PKH Herwan Toni sudah disampaikan ke yang membidangi, mengapa hingga saat ini belum ada realisasinya dan berapa lama lagi harus menunggu realisasinya.

(Hertoni/red)

32

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat