SULTENG, (TN) – Akibat bantuan dana langsung tunai(BLT) Desa Palasa lambori kecamatan Parigi moutong Provinsi Sulawesi tengah dari tahun 2018 s/d 2020 Membuat Masyarakat Bertanya-tanya kemana Anggaran Tersebut.

Dari tidak ada kejelasan Dana BLT Dari tersebut, sehingga Membuat terjadinya kesalahah pahaman antara pihak BPD dan kepala desa serta Kepengurusan Desa, sehingga masyarakat yang di dampingi oleh BPD telah melaporkan hal tersebut ke dinas inspektorat kabupaten parigi moutong untuk menindaklanjuti persoalan tersebut tetapi hal ini malah di perlambat oleh pihak inspektorat daerah kabupaten Parigi moutong sehingga masyarakat semakin bingung dekat kinerja pihak inspektorat tersebut.

Ketua BPD Darwin mengakui bahwa telah di buat surat resmi Pada Bulan Pebruari untuk melaporkan persoalan BLT tersebut kepada pihak inspektorat dan di tanda tangani oleh masyarakat penerima bantuan tetapi setelah surat tersebut di layangkan sampai kepada pihak inspektorat ternyata pihak inspektorat hanya Membisu.

Adapun hal hal lain yang di ambil oleh masyarakat dan BPD desa palasa lambori berupa unjuk rasa di kantor kepala desa palasa lambori untuk mempertanyakan hal tersebut kepada pihak pemdes namun ternyata pihak pemdes dalam hal ini kepala desa dan pejabat kepala desa saling menuding sehingga membuat masyarakat semakin bingung dan bertanya tanya dengan anggaran tersebut bahkan BPD sendiri mengakui bahwa masyarakat desa palas lambori dengan total 100 kepala keluarga lebih yang tidak mendapatkan bantuan langsung tunai(BLT) tersebut,”jelas Darwin.

Maka dalam hal ini BPD serta masyarakat palasa lambori menuntut agar pihak inspektorat sesegera mungkin harus menidak lanjuti keluhan masyarakat dan secepatnya mengungkap siapa siapa saja tikus tikus berdasi yang selama ini mencuri hak hak rakyat pasala lambori.

Harapan BPD masyarakat agar pihak inspektorat secepat dapat menindak lanjuti laporan masyarakat yang mana kurang lebih 3 minggu belakangan ini telah di laporkan sehingga jangan sampai hal ini di diamkan maka akan selalu dan terus menerus merajalelah di dalam desa palasa lambori,ujar BPD dan masyrakat.(Yosua)

61

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *