Pesawaran -(TN) – Ketua DPD Mabesbara Kota Bandar Lampung Herman, Ketua DPD Mabesbara Kabupaten Pesawaran Paisal, serta ketua Ormas GML-DPD Kabupaten Pesawaran Rudi Sapari AS, dan beberapa awak media Ampera-news, beserta anggota mendatangi Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran, mempertanyakan proses pelimpahan laporan penganiayaan terhadap Paisal yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Bunut Aripin, Kecamatan Wayratai Kabupaten Pesawaran, Rabu (09/06/2021).

Sebelumnya Paisal telah melaporkan penganiayaan terhadap dirinya yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Bunut, bersama anaknya ke Polres Pesawaran pada 12 April 2021, dan saat di konfirmasi ke Polres Pesawaran, sejauh mana proses laporannya, pihak polres menjelaskan bahwa laporannya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran.

Pihak Humas Kejaksaan Tinggi Negeri Kabupaten Pesawaran Jaya, membenarkan bahwa laporan pelimpahan masalah ini sudah diterima oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran, namun ada kekurangan berkas yaitu hasil visum belum terlampirkan dan pihak kejaksaan mengembalikan laporan ke Polres Pesawaran kembali, ungkap Jaya selaku Humas, dan beliau menambahkan untuk selanjutnya silakan menanyakan langsung hal tersebut ke Polres Pesawaran.

Terkait permasalahan pelaporan ini Lembaga Mabesbara dan Media Ampera News serta Ormas GML akan terus mengawal hingga tuntas dan terselesaikannya terkait pelaporan hal ini, dan Lembaga Mabesbara DPD Kota Bandar Lampung, Lembaga Mabesbara DPD Pesawaran, Media Ampera News Pesawaran, dan Ormas GML mengharapkan agar masalah ini dapat diselesaikan dengan baik sesuai harapan bersama.(Rudi/Heri Apriyanto).

41

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *