Pesawaran (TN) – Ormas GML bersama Awak Media Lakukan konfirmasi kepada Kepala Desa (Kades) Abdul Wasi Desa Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran.

Ketika di konfirmasi oleh awak Media, terkait Proyek Jembatan Dusun 4 Pematang dan rabat beton di Dusun 1 Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, yang tidak di sertakan plang anggaran.

Menurut Kepala Desa (Kades) Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Abdul Wasi, terkait pembangunan jembatan tersebut silahkan tanyakan saja dengan Tim TPK nya.

Ketika awak media bertanya tentang realisasi detil nya terkait Pebangunan Jembatan dan Rabat Beton tersebut, Kepala Desa (Kades) Abdul Wasi, hanya diam dan tidak dapat memberikan jawaban yang pasti.

Lalu ormas GML-DPD Kabupaten Pesawaran, bersama Awak Media konfirmasi Ketua Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Paridi, mengatakan saya tau pebangunan tersebut, dan terkait anggaran yang di kucurkan kalau GK salah 70 an juta rupiah, dan terkait apa saja yang di belanjakan saya belum tau karena belum selesai, “ujar Ketua BPD Desa Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Paridi.

Ketua BPD Desa Tanjung Agung Paridi, terkesan tidak mengetahui dengan jelas terkait realisasi pembangunan sehingga menjadi pertanyaan warga, pasalnya ketika Ormas GML-DPD Kabupaten Pesawaran, bersama Awak Media mengkonfirmasinya Ketua BPD Desa Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Paridi, memberikan jawaban dan keterang yang kurang jelas hanya menduga-duga saja,

“Sementara peran penting BPD di Desa adalah Badan Pemusyawaratan Desa yang berpijak di undang-undang no.6 tahun 2014 tentang DESA, adalah lembaga perwujudan demokrasi dalam pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan Desa, sebagai unsur fungsi yang menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat,

Kinerja BPD dan anggotanya di Desa Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran patut di pertanyakan,pasalnya Ketua BPD Desa Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Paridi, nyaris tak terdengar keberadaanya di masyarakat,kemunculan BPD di Desa ketika adanya realisasi Musdes dan muncul apabila di butuhkan oleh Kepala Desa saja,

Undang-undang no 14 tahun 2008 tentang transparansi dan keterbukaan informasi publik, BPD wajib mengontrol jalanya realisasi anggaran dengan detil dan terinci sehingga masyarakat desa mendapatkan informasi anggaran yang akurat dan bertanggung jawab.

Ormas GML-DPD Kabupaten Pesawaran bersama Awak Media lanjut mengkonfirmasi TPK Desa Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Matsaidin, terkait plang angaran dan realisasi anggaran tersebut. Matsaidin menjawab, kalau soal plang anggaran memang sebelumnya di pasang tapi kami lepas lagi sebab plangnya salah nama , terkait nilai anggaran jambatan tersebut jumlahnya 72 juta rupiah itupun masih kurang, dan soal berapa pasir semen dan besi soal pembelanjaan belum saya rangkum atau di totalkan dan saya tidak dapat menunjukan realisasi detilnya, “jelasnya.

Di lansir dari
Undang-undang no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik
pasal (52) yang bunyi,
Badan Publik yang dengan sengaja tidak menyediakan, tidak memberikan dan atau tidak menerbitkan informasi publik berupa informasi publik secara berkala, informasi publik yang wajib di umumkan secara serta-merta, informasi publik yang wajib tersedia setiap saat, danatau informasi publik yang harus di berikan atas dasar permintaan sesuai dengan undang-undang ini, dan mengakibatkan kerugian bagi orang lain di kenakan pidana kurungan paling lama 1 tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp: 5000,000(lima juta rupiah).

Atas informasi tersebut diharap kepada pihak yang berwajib dapat menindak lanjuti sesuai undang-undang yang berlaku.(Rudi/Heri Apriyanto).

16

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *