Tanggamus (TN) – Selama dua pekan satu keluarga sebanyak dua belas (12) orang sudah melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) dirumahnya di Pekon Gunung Sari Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus.

Menurut HM salah satu dari keluarga Isolasi Mandiri (Isoman) mengatakan, dirinya sadar akan pentingnya memutus mata rantai penularan Covid-19, dengan mengisolasi keluarganya yang terpapar, namun selama isolasi mandiri itu dilakukan tidak pernah ada bantuan dan perhatian dari Pemerintah, khususnya Pemerintah Pekon setempat.

Ironisnya, diantara mereka yang sedang isolasi mandiri tersebut salah satunya adalah Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kecamatan setempat.

“Setelah tes swab di Puskesmas dan hasilnya Keluarga saya sebanyak 12 (dua belas) orang dinyatakan Positif Covid-19, dan saat itulah kami keluarga berinisiatif isolasi mandiri di satu rumah, karena keterbatasan, empat orang dibawa ke RSUD Batin Mangunang Kabupaten Tanggamus, untuk mendapatkan perawatan disana, namun terhadap keluarga kami yang sedang isolasi mandiri, jangankan bantuan dari Pekon, support aja gak ada, bertanya gimana kabar aja enggak, ya kita bingung mau belanja apa-apa kebutuhan sehari-hari, untungnya beras kita ada, sayuran dikebun ada, “ungkap HM melalui via telepon, Kamis (22/07/2021).

HM menambahkan, dirinya mengaku bukan berharap diberikan bantuan sembako dan bantuan lainnya selama Isolasi Mandiri, yang dikhawatirkan bagaimana jika wabah ini menyerang orang-orang yang hanya bisa mencari nafkah sekarang untuk makan sekarang, sedangkan ia harus menjalani isolasi.

“Saya sudah mencari, telpon sana-sini dan Alhamdullilah tabung oksigen kami dapat itu juga kami dapat di daerah Lampung barat, dan kami (red-HM) sudah menanyakan untuk antigen ke Islamic (red-RSUD) dan Puskesmas tapi tidak kami dapat, akhirnya dengan dana sendiri kami beli 12 antigen, setelah di antigen negatif covid, Alhamdulillah sembuh, “ujarnya.

Kepala Kekon (Kakon) Gunung Sari Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus Kuswanto, sementara selaku Kakon setempat membenarkan adanya satu keluarga di Pekon yang ia pimpin terpapar Covid-19, empat orang dibawa ke RSUD Batin Mangunang Kabupaten Tanggamus, dan yang lainnya melakukan Isolasi Mandiri di Rumah dan di Pekon tersebut.

“Alhamdulillah sudah sembuh semua, itu dinyatakan hasil swab kemarin di Puskes, isolasinya sudah selesai, “kata Kakon Gunung Sari Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus Kuswanto.

Kepala Pekon (Kakon) Gunung Sari Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus Kuswanto, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan support terhadap warga yang sedang isolasi mandiri dan pihaknya pun akan koordinasi dengan pihak keluarga tersebut setelah dinyatakan mereka sembuh.

“Sementara ini kami masih melakukan support lah, apa yang mereka butuhkan kita siapkan kita bantu, artinya penanganan seumpama butuh oksigen atau butuh apa yang mereka butuhkan ya kita terus, kita siap melayani mereka (red-warga isolasi), “jelas Kakon Gunung Sari Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus Kuswanto.

kakon juga menambahkan, “Kami selaku pemerintah ketika mau datang bersama tim gugus covid membawa sembako atau beras untuk isolasi mandiri, seharusnya seperti itu, tapikan keluarga ini kategori bisa dikatakan orang mampu lho, takutnya nanti malah menyinggung, makanya nanti kita coba negosiasi setelah sembuh, mau ngobrol membantu mereka selama isolasi mandiri, itu aja, “ujar Kakon Gunung Sari Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus Kuswanto.

Dilain tempat, Camat Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus Suwarno, berharap kepada Pemerintah Pekon, untuk memperhatikan warga yang sedang isolasi mandiri

“Kita berharap tolong keluarga-keluarga yang sedang Isolasi Mandiri jangan sampai dicuekin, ya kita mengimbau kepada Pemerintah Pekon untuk warga yang sedang isolasi mandiri itu jadi perhatian, baik Obat-obatan, Vitamin dan Makanan, “pungkas Camat Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus Suwarno.(Sultan/Heri Apriyanto).

135

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *