Tawalinews.com – Jakarta

 

KPK memperlihatkan barang bukti hasil sitaan tindakan korupsi Bupati PPU dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (13/1/2022) malam. (Foto: Ist)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI akhirnya menetapkan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM) sebagai tersangka kasus korupsi. Sejumlah barang sitaan dari KPK diperlihatkan dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK Kuningan, Jakarta sekitar pukul 22.46 Wita, Kamis (13/1/2022) malam.

Dari pantauan tawalinews.com,AGM tampak digiring masuk menuju ruangan konferensi pers untuk diumumkan status tersangkanya dengan menggunakan masker hitam dan mengenakan rompi berwarna oranye bertuliskan tahanan KPK. Selain AGM, Plt Sekda Kabupaten PPU Muliadi dan 4 orang terkait lainnya juga ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan dilakukan usai tim KPK sudah lengkap mengumpulkan informasi dan data serta mengenai dugaan tindak pidana korupsi.

“KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan AGM tersangka,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam keterangan persnya bersama Jubir KPK Ali Fikri.

Diketahui, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK pada Rabu (12/1/2022) kemarin, lembaga antirasuah itu berhasil menangkap 7 orang di Jakarta. Di antaranya Bupati PPU Abdul Gafur dan beberapa aparatur sipil negara (ASN) dan pihak swasta yang terjaring OTT di kawasan pusat perbelanjaan di kawasan Senayan.

Sedangkan, empat orang lainnya turut ditangkap di wilayah Kaltim. Mereka diantaranya terdiri dari ASN Pemkab PPU dan pihak swasta.

Kemudian, penetapan sebagai tersangka suap dan gratifikasi proyek yang dilaksanakan di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga PPU, dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada

13