Tawalinews.com – Maluku Utara

Kepada Media ini ketika di hubungi pejabat Soinrat Adimas Rahayaan bahwa saya tak gila dengan jabatan pejabat ohoi,tapi ini karna perintah Bupati Malra Drs Hi.M.Taher Hanubun,maka apapun resikonya tetap saya hadapi dengan senyum dan tidak ada kata dendam. “Ungkap Rahayaan via Tlp seluler.” 24/04/22

Lanjut Rahayaan bahwa saat saya menerima SK pada tgl 14-04-2022 yang di serahkan langsung oleh camat kei besar Hendrikus Renur itu di hadiri oleh sekertaris
dan perangkat Ohoi bahkan juga BPO
Pada tgl 15-04-2022 sekaligus kami melakukan rapat perdana dengan Masyarakat di balai Ohoi dan tidak ada masalah,mala masyarakat banyak sangat mendukung dan mensyukuri atas kehadiran saya. “Tuturnya.”

Bahwa pada tanggal 16-04-2022 saya rapat dengan perangkat Ohoi terkait penetapan dengan BLT sekaligus saya jadwalkan piket tiap hari senin s/d hari Jumat tetap Aktifitas di Balai Ohoi sekaligus dapat di jadwalkan piket bagi para perangkat dan
Setelah selesai saya kembali puskesmas Elat untuk dapat elaksanakan tugas sekaligus melakukan vaksinas dan kegiatan lain puskesmas. “Tegas Rahayaan.”

Selain itu juga kata Rahayaan bahwa tugas saya sebagai kepala ohoi tujuan pertama adalah
Saya tetap jalankan tugas pemerintahan ini dengan baik dan tidak menggantikan satu orang perangkat ohoi,selain itu juga tentang proses kepala ohoi Defenitif yg sudah jalan saya tetap menetralkan kondisi ohoi sehingga jangan ada yang curigakan saya berpihak kepada salah satu kandidat,tetapi saya tetap profesional.

Disisi lain juga saya tetap membangun komunikasi baik dengan masyarakat sehingga rasa keakraban bahkan juga persaudaraan dan tidak pandang bulu,selain itu juga walaupun saya dalam keadaan puasa tetapi aktifitas tugas dan tanggung jawab tetap seperti biasa. “Tuturnya.

Kata Rahayaan bahwa yang membuat penolakan saya untuk pejabat Ohoi Soinrat itu salah satu bidan F.Y dirinya bertugas di puskesmas Watsin dan sudah pernah juga menjabat sebagai Pejabat kepala ohoi Soinrat.

Harapan dan doa saya agar niat yang baik ini dapat di terapkan ke masyarakat ohoi soinrat kiranya semua kesala pahaman antara Ain hou Ain ini bisa dapat di satuhkan kembali guna membangun Ohoi Soinrat kedepan lebih baik lagi. Kiranya Tuhan leluhur slalu Menyertai kita semua.
“Tutup, JS

Leave a Reply

Your email address will not be published.