Tawalinews.com – Lubuklinggau

Walaupun dalam kondisi puasa di bulan ramadhan, namun dengan semangat mensosialisasikan akan bahaya penyalahgunaan narkoba, Komunitas Pemuda Anti Narkoba (KOPAN) bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kota Lubukkinggau memberikan edukasi kepada pelajar SMPN15 di Kelurahan Mangun Rejo Kecamatan Utara 1 Kota Lubukkinggau, Senin (25/4/2022).

Dalam kegiatan tersebut, kepala sekolah Agus Wahyudin dalam sambutannya mengucapkan terimakasih terhadap penggiat anti narkoba dan Badan Narkotika Nasional (BNNK) atas kedatangannya.

“Saya mengucapkan selamat datang kepada Penggiat Anti Narkoba dan (BNNK) Kota Lubuklinggau yang menyempatkan hadir dalam memberikan pemahaman akan bahaya narkoba di lingkungan siswa. Insya Allah pemahaman ini kedepan akan berguna untuk pengalaman pengetahuan siswa-siswi kelas 8 tidak lama lagi akan memasuki pendidikan di tingkat (SLTA),” ungkapnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kota Lubuklinggau, AKBP Himawan Bagus Riadi yang diwakili Eka Triana dalam penyuluhan dan pemahaman akan bahaya narkoba, mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memfasilitasi dalam kegiatan ini, untuk menyampaikan bahaya narkoba terhadap siswa untuk meraih cita dan harapan.

“Disini saya juga menyampaikan bagi pelajar jika ingin lebih paham bisa hubungi aplikasi “SIYANTI” lewat playstore untuk men-download, ini merupakan sistem layanan online termudah dan lebih lengkap baik untuk layanan pemahaman akan bahaya narkotika, bisa untuk konsultasi serta melaporkan baik untuk rehabilitasi atau pun pencegahan,” ungkap Eka.

Kemudian dilanjutkan dari KOPAN yang diketuai Ferry Isrop diwakili Rudi Hartono selaku pemateri menyampaikan, akan bahaya penyalahgunaan narkoba yang bakal merusak masa depan terutama generasi penerus tolak narkoba.

“Kegiatan ini sangatlah positif bagi siswa siswi setidaknya akan menambah pemahaman akan bahaya narkotika untuk meraih masa depan, tolak narkoba prestasi yes,” jelasnya.

“Untuk meraih masa depan dan kesuksesan kunci utama jauhi narkoba jangan pernah coba-coba, jadi tolak dan lawan kemudian jauhi pergaulan bebas yang berdampak akan membahayakan diri bakal menjerumuskan kita ke arah negatif,” pungkas Rudi. (MCN)
[27/4 01.04] Rio Wawan

Leave a Reply

Your email address will not be published.