Tawalinews.com – Maluku

Kepala Soa Owera desa Wiratan Kecamatan Dawelor – Dawera Kabupaten Maluku Barat Daya Diduga memutar Balikan Fakta sejarah adat leluhur dalam penentuan calon kepala desa Wiratan yang akan berlangsung pada tahun 2022.

Kepada media ini, salah satu keturunan keluarga Saily menduga bahwa Kepala Soa Owera berinisial S.E, sangat tidak rasional dan jauh diluar sejarah yang telah ditanamkan sejak leluhur yang wajib diperhatikan oleh anak cucu yang akan berkembang dan meneruskan jejak langkah para leluhur, Kamis (05/05/2022)

Pasalnya, dalam pemilihan calon kepala desa yang berdasarkan regulasi secara tahapan seseorang mencalonkan diri sebagai kepala desa maka dari soa ditetapkan sebagai calon Kepala desa, namun dalam musyawarah bersama keluarga besar soa Owera desa Wiratan Kecamatan Dawelor- Dawera Kabupaten Maluku Barat Daya pada beberapa waktu lalu, sangat disayangkan sikap kepala soa Owera S.E sangat tidak terpuji dan perlu harus di evaluasi dan bila perlu digantikan dari jabatannya selaku kepala Soa.

Lanjutnya, dalam musyawarah tersebut kepala Soa S.E, secara tidak manusiawi dan tanpa dimintai persetujuan dari keluarga besar soa Owera langsung menetapkan anaknya atas nama Roby Saily sebagai calon kepala desa yang diusung melalui soa Owera, namun jauh diluar pilihan keluarga besar Soa Owera secara menyeluruh yang mana telah mempunyai pilihan terhadap calon kepala desa mereka atas nama Feri Nelson Saily yang sudah perna menjabat sebagai kepala desa Wiratan Kecamatan Dawelor-Dawera Kabupaten Maluku Barat Daya dan dalam kepemimpinannya desa Wiratan terlihat maju dan berkembang jauh dari perkembangan desa Wiratan sebelumnya, maka wajib dipertahankan untuk memimpin desa Wiratan pada periode berikutnya, ucapnya

Tambahnya, kepala Soa diharapkan agar mampu mempelajari sejarah dengan baik dan perlu mengangkat wajah melihat kedepan jangan memandang dengan sebelah mata apalagi menuduh kepala desa Wiratan, Feri Nelson Saily melakukan korupsi Dana Desa Wiratan. Perlu diketahui bahwa sebagai manusia tidak ada yang sempurna maka dalam kepemimpinannya pasti ada kecolongan tetapi perlu dilihat pembuktiannya sebesar berapakah penyalahgunaan dana desa tersebut, jangan karena kepentingan anaknya untuk maju sebagai calon kades sehingga menjatuhkan seseorang dari segi asal usul keturunannya yang sebenarnya sagu salempeng dipata dua, himbaunya,

Dirinya juga berharap, agar masyarakat desa Wiratan harus profesional dalam memilih kepala desa Wiratan kedepannya, sehingga desa Wiratan semakin berkembang jauh lebih dari sekarang tetapi jika masyarakat desa Wiratan salah menentukan pilihan maka desa Wiratan akan kembali memburuk dan tanpa ada perkembangan apalagi di zaman sekarang merupakan zaman modern yang sangat membuka insipirasi masyarakat untuk membangun negeri masing masing, tutupnya.

Penulis JS

Leave a Reply

Your email address will not be published.