Tawalinews.com – Tanimbar

Pekerjaan ruas jalan Karatat-Wunlah amburadul yang dikerjakan oleh PT. ALQYBAR RISKY, pada lokasi Kecamatan Wuarlabobar Kabupaten Kepulauan Tanimbar Maluku, Jumat (20-05-2022).

Pekerjaan tersebut dilaksanakan sejak tahun 2021 lalu dan selesai pada bulan Maret 2022 kemarin, namun sangat disayangkan pekerjaan tersebut rusak dan amburadul.

Dengan nilai proyek diatas satu milyar lebih namun pekerjaan tersebut sangat tidak sesuai dengan standar pekerjaan yang baik, maka sangat disayangkan apabila negara hanya menghabiskan anggaran yang begitu besar jumlahnya kepada perusahan PT. ALQYBAR RISKY untuk melaksanakan pekerjaan ruas jualan Karatat-Wunlah.

AL selaku salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Wuarlabobar sangat prihatin dengan jalan lintas Karatat-Wunlah akibat amburadulnya pekerjaan tersebut, sehingga diperkirakan dalam beberapa waktu kedepan jalan tersebut mungkin saja tidak dapat dipergunakan oleh masyarakat dan pada akhirnya masyarakat yang akan menjadi korban akibat jalan yang rusak dan amburadul.

Perlu diketahui bahwa sejak dilaksanakannya pekerjaan tersebut PT. ALQYBAR RISKY menggunakan tanah sirtu yang sangat tidak cocok untuk dipakai pada suatu pekerjaan jalan tetapi herannya PT. ALQYBAR RISKY harus mempergunakan tanah sirtu tersebut untuk dipakai menimbun jalan sehingga hasilnya sangat rusak. Menurut sumber bahwa beberapa waktu mendatang jalan tersebut akan membawa dampak buruk bagi masyarakat yang melintas, kesalnya.

Kepala desa Wunlah, A Rahanserang, S. Pd, ketika dimintai tanggapan terkait hasil pekerjaan ruas jalan tersebut, pihaknya menyampaikan bahwa hasilnya sangat mengecewakan karena walaupun baru selesai dikerjakan namun ada beberapa titik yg sudah rusak berat. Sehingga pihaknya berharap kepada pihak pihak terkait untuk dapat meninjau kembali jalan tersebut apakah sudah sesuai dengan standar pekerjaan berdasarkan tender proyek ataukah tidak… himbaunya.

Sebagai salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Wuarlabobar pihaknya berharap agar Kedepannya nanti Pemerintah daerah di zaman Pemerintahan carteker Bupati Kepulauan Tanimbar yang baru dapat bertindak tegas dan bila perlu dimintai pertanggungjawaban dari perusahaan PT. ALQYBAR RISKY terkait dengan hasil kerja mereka yang amburadul dan tidak sesuai dengan aturan pekerjaan yang baik dan profesional. ( JCS )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *